MNEMONICS : Alat Pengait Mental

Mnemonics adalah kiat khusus yang dijadikan ”alat pengait” mental untuk memasukkan item–item informasi ke dalam sistem akal siswa dan merupakan salah satu cara mengurangi lupa (Syah, 2001: 161). Woolfolk (Tomo, 2003) menyatakan bahwa mnemonics adalah prosedur sistematis untuk memperbaiki memori (ingatan) siswa. Mnemonics telah ditunjukkan oleh banyak penelitian merupakan teknik yang efektif untuk siswa segala umur, dari prasekolah sampai perguruan tinggi.

Beberapa teknik mnemonics yang sering dipergunakan antara lain adalah sebagai berikut ini.

  1. Singkatan (Acronym). Teknik ini digunakan untuk mengingat informasi untuk jangka waktu yang lama. Akronim adalah suatu bentuk singkatan suatu kata yang dibentuk dari huruf pertama dari setiap kata dalam sebuah frase. Singkatan atau akronim yang dibuat diusahakan kata yang menarik dan memiliki kesan tersendiri. Misalnya: untuk mengingat tulang pengumpil yang merupakan tulang lengan bawah yang berhubungan dengan ibu jari (jempol) maka menyingkatnya dengan akronim: pilpol.
  2. Bentuk Pasak (peg–type mnemonics). Teknik ini menggunakan suatu daftar kata–kata untuk dijadikan komponen–komponen tertentu yang sebelumnya telah dikuasai untuk dijadikan pasak (paku) pengait memori baru. Misalnya untuk mengingat cacat tulang belakang yang mengarah ke samping dapat dipasak dengan huruf s (s koleosis), ke depan dengan huruf d (lor d osis) dan ke belakang dengan huruf k (k ifosis).
  3. Metode Lokus (the loci method) kata loci dari bahasa Latin yang merupakan bentuk jamak dari locus yang artinya ”tempat”. Teknik ini menggunakan ingatan pada suatu tempat (jalan, rumah, gedung, nama kota) yang sangat dikenal untuk menempatkan kata atau istilah yang harus diingat oleh siswa. Misalnya, untuk mengingat koklea digunakan rumah siput karena bentuk koklea itu seperti “rumah siput”.
  4. Metode Kata Kunci (keyword method). Sistem kata kunci biasanya digunakan untuk mempelajari kata atau istilah bahasa asing. Biologi juga banyak menggunakan bahasa latin. Kata–kata yang dipilih biasanya bahasa lokal yang memiliki lafal atau suara yang mirip dengan arti kata–kata asing tersebut. Untuk mengingat arti kata ”membran timpani” yang arti katanya gendang telinga dapat digunakan kata kunci ”timpa”.

Pustaka Acuan (Bisa diposting bila dibutuhkan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: